Pemkot Solok Jadikan Tahfiz dan Tahsin Program Unggulan di Sekolah

Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pendidikan Kota Solok, Sumatera Barat menjadikan tahfiz dan tahsin sebagai program unggulan di sekolah dalam rangka meningkatkan budaya cinta Quran.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Irsyad di Solok, Jumat mengatakan program tersebut melalui kurikulum ekstrakurikuler setiap jenjang pendidikan, program tahfiz dan tahsin menjadi program unggulan untuk membudidayakan cinta Al Quran, meningkatkan kualitas bacaan dan menghafal Al Quran serta membentuk karakter islami.

Ia juga mengatakan bahwa program tahfiz dan tahsin dilaksanakan untuk menjawab permasalahan mengenai masih adanya siswa SD dan SMP di Kota Solok yang belum lancar dan tidak bisa membaca Al Quran.

Irsyad menyampaikan dalam jangka pendek dilakukan program pendampingan baca Al Quran yang dilakukan selama kegiatan pesantren Ramadhan.

“Dan untuk jangka panjang ke depannya seluruh siswa diwajibkan mengikuti ekstrakurikuler baca Al Quran yang penyelenggaraannya akan diserahkan pada masing-masing sekolah,” katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pendidikan Kota Solok, Sumatera Barat menjadikan tahfiz dan tahsin sebagai program unggulan di sekolah dalam rangka meningkatkan budaya cinta Quran.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Irsyad di Solok, Jumat mengatakan program tersebut melalui kurikulum ekstrakurikuler setiap jenjang pendidikan, program tahfiz dan tahsin menjadi program unggulan untuk membudidayakan cinta Al Quran, meningkatkan kualitas bacaan dan menghafal Al Quran serta membentuk karakter islami.

Ia juga mengatakan bahwa program tahfiz dan tahsin dilaksanakan untuk menjawab permasalahan mengenai masih adanya siswa SD dan SMP di Kota Solok yang belum lancar dan tidak bisa membaca Al Quran.

Irsyad menyampaikan dalam jangka pendek dilakukan program pendampingan baca Al Quran yang dilakukan selama kegiatan pesantren Ramadhan.

“Dan untuk jangka panjang ke depannya seluruh siswa diwajibkan mengikuti ekstrakurikuler baca Al Quran yang penyelenggaraannya akan diserahkan pada masing-masing sekolah,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok itu juga menyampaikan dari segi digitalisasi pendidikan, Kota Solok sudah memiliki satu sekolah kandidat rujukan google, yaitu SMP N 4 Kota Solok.

“Statusnya baru kandidat karena baru mempunyai chromebook 64 buah, sementara idealnya kita harus penuhi chromebook sebanyak 80 persen dari jumlah siswa. Secara keseluruhan Kota Solok sudah punya 251 chromebook, 17 google certified educator L2, 62 google certified educator L1 dan 3 master trainer,” ujarnya.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article

Baznas Jatim Salurkan santunan kepada 1.000 Anak Yatim

Next Article

UAH Hadir di Istana: Ulama Dampingi Pemerintah Jaga Stabilitas

Related Posts
Total
0
Share